Pilih Kategori

15 kategori tersedia

Operasi Patuh Turangga 2026 Rote Ndao Siap Digelar

Rote Ndao ⏱️ 2 mnt baca
Operasi Patuh Turangga 2026 Rote Ndao Siap Digelar
Foto: 2026 06 05 Operasi Patuh Turangga 2026 Rote Ndao Siap Digelar (Foto: 2026)

— Iklan —
IKLAN BANNER 728x90 — BELOW TITLE

ROOL – Polres Rote Ndao menggelar latihan pra operasi (Lat Pra Ops) Patuh Turangga 2026 untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam berlalu lintas di Kabupaten Rote Ndao, Jumat (5/6/2026). Langkah awal ini diambil sebagai upaya menekan angka fatalitas korban kecelakaan di jalan raya menjelang pelaksanaan operasi kepolisian serentak pekan depan.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh KaPolres Rote Ndao AKBP Mardiono, serta dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres dan seluruh personel yang terlibat dalam operasi.

Operasi Patuh Turangga 2026 merupakan operasi terpusat yang akan digelar secara serentak selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 8 Juni hingga 21 Juni 2026.

Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Turangga 2026, Polres Rote Ndao melibatkan 30 personel. Seluruh personel tersebut dibagi ke dalam empat satuan tugas (satgas), yaitu Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Gakkum, dan Satgas Ban Ops.

Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono menjelaskan bahwa pelaksanaan Lat Pra Ops ini merupakan bentuk kesiapan seluruh personel dalam melaksanakan tugas kepolisian, baik dari aspek kemampuan, pengetahuan, maupun pemahaman terhadap fungsi masing-masing satgas.

"Kegiatan Lat Pra Ops Patuh Turangga 2026 juga menjadi sarana memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergi antar fungsi kepolisian serta instansi terkait guna mendukung kelancaran pelaksanaan operasi," kata Mardiono.

— Iklan —
IKLAN IN-ARTICLE — MID CONTENT

Selain menerima pembekalan dari instruktur yang telah ditunjuk, personel di lapangan juga akan didukung oleh kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Mardiono menegaskan seluruh personel diwajibkan untuk memahami betul tugas dan tanggung jawab mereka selama operasi berlangsung.

Operasi Patuh Turangga 2026 di wilayah hukum Polres Rote Ndao akan mengedepankan kegiatan edukatif, serta pendekatan persuasif dan humanis. Metode ini diterapkan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus meminimalisasi pelanggaran serta kecelakaan.

Di akhir arahannya, Mardiono mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam berkendara dengan mematuhi aturan yang berlaku.

"Mari kita tertib berlalu lintas. Mengutamakan keselamatan saat berkendara, baik itu kelengkapan diri maupun kendaraan yang digunakan saat berlalu lintas, dan selalu mengenakan helm saat berkendara di jalan raya. Cegah pelanggaran, cegah kecelakaan. Keselamatan untuk kemanusiaan," ujar Mardiono. (*)

Rekomendasi Berita Terkait